Permainan Kata Tak Bermakna

Standard

“Tiada adalah ada, ada adalah tiada, dalam ketiadaan aku jadi ada” >> permainan kata-kata dengan makna kosong kayak gini tetap saja populer.

Skeptis sama saya? coba ke sini deh : http://www.wisdomofchopra.com/ ini software generator kata2 puitis ala chopra. Kalimat “bijak” dalam website tersebut adalah hasil rangkaian random dari algoritma software. Silakan generate “kebijaksanaan” di sana, dan post ke facebook atau twitter. dijamin Anda kan terlihat dalam…. kayak sumur :D

Makanya saya suka gemes sama kalimat-kalimat seperti: “tidak beragama juga adalah agama.” Ada perbedaan besar antara puitis dengan memperkosa makna. Normal sih, karena kamu PERCAYA kata-kata itu penuh arti, dan kamu membuat sendiri arti dari pernyataan tersebut, mirip kayak kasus paredolia. Dengan mindset seperti itu, kata-kata absurd apapun, pasti selalu punya arti :)

“Langit menngis membasahi bumi” >> metafora.

“Tiada adalah ada” >> bullshit layak toyor.

Compiled by: Kal Festino (twitter @kalfestino) | http://kalfestino.wordpress.com/

Advertisements

hidup setelah kematian

Standard

Terus? :) RT @davidarizqi@Agamajinasi ntah komunis,liberalis atau bahkan atheis tidak akan menawarkan kehidupan abadi.kita pasti mati

Tidak ada janji apa-apa, jika kamu membunuh tuhan di dalam kepalamu. Tapi, Kehidupan, kebebasan, pikiran, seharusnya jadi milikmu. Sudah seharusnya, kebebasan pikiran itu kamu claim kembali, dari tuhan imaji yang sedang menguasai pikiranmu itu. Lupakan surga, neraka, kutuk dan berkat. Bunuh tuhan, ubek dia di dalam air tahi dan kencing.

Di antartika, neraka itu dingin kali yah. Surga itu panas. RT@zackyachmed: Neraka berasal dari budaya timur tengah krn mmng disana panas

Kenapa harus menunggu mati? Kenapa kamu tidak cepat2 mati saja? RT @davidarizqi@Agamajinasi mana jaminan kebahagiaanku setelah mati??

Agama jamin kalo mampus dapet bidadari dan hidup kekal. Yang buktiin itu bener siapa? Kayak bualan orang jualan obat di pasar. Mau bahagia kok nunggu mati. Kamu yg menghidupi hidupmu. Kenapa harus menunggu mati? Mentalitas agama. Selalu mengharapkan imbalan, tapi berkoar soal ketulusan dan kasih. Bualanmu makin bau tak tertahankan.

Bersedia atheis asal setelah mati bisa bahagia. | Baca: yg mana aja gue gak masalah, asal untung. Loe kata dagang di pasar? Agama bagimu tidak lebih hanya secarik kuitansi untuk menagih janji nanti setelah mati. Munafik!

Setelah mati ya dikubur atau dikremasi. Mau ke mana lagi? RT@EKOPRST: Emang setelah mati lu kemana?

“Min setelah mati lu ke mana?” | Eh nyong, emang lu kalo mati ke mana? Ke surga? Tau dari mana? Diboongin kok mau aja. GAK ADA seorangpun yg tau setelah mati roh kita bakal ke mana. Kalo yg MENGAKU tau sih banyak, iya nabimu salah satunya. Ngomong soal roh. Apa sih itu roh? Coba definisiin dan buktikan keberadaan roh. Roh aja belum tentu ada, apalagi surga!

@Agamajinasi dongeng surga adalah senjata ampuh buat nge-pukpuk orang yang hidupnya sengsara biar nggak banyak protes :D

Hidup setelah mati? Zombie? Kalimatnya aja absurd. RT@EKOPRST@Agamajinasi brarti situ ga percaya sama kehidupan setelah mati?

Masuk liang kubur. RT @monicalimboro: Kalau lu mati masuk mana?

Tempat imajiner, sama kayak Konoha Village atau Gotham City. Khayalan. RT @ijhonkvan: Surga itu apa min?

“Kemana kamu setelah mati?” Pertanyaan ini sepertinya jadi pertanyaan andalan kaum agama buat atheis. Mereka pikir mereka punya sesuatu yang atheis tidak punya dan bangga dengan hal itu.  Saya tidak tau dengan kamu, tapi dulu saya memikirkan pertanyaan tersebut bertahun-tahun. Kalo kamu pikir saya tidak mau percaya ada kehidupan setelah kematian, kamu salah besar kawan. Siapa sih yg gak mau menjalani hidup selamanya dengan orang2 yg kita kasihi?

Dan jujur, sebesar apapun keinginan saya tentang hal tsb, saya lebih menginginkan memperoleh kebenaran. Apa saya harus percaya kesaksian orang-orang yang hampir mati? Maunya sih begitu. Tapi di tiap agama ada orang-orang yang seperti itu. Kalo di tiap agama ada kesaksian soal kematian, gak mungkin semuanya benar kan?

Pernah berdoa, berpuasa berkali-kali. Gak mungkin yg namanya tuhan gak kasih jawaban kan? Apalagi utk urusan akhirat. Beberapa kali pernah berpuasa, serasa mengarungi alam lain. Orang bilangnya dunia ruh, dimensi ke empat, alam gaib. Setelah belajar fisiologi di kuliah baru sadar, siapapun yang puasa beberapa hari memang mengalami efek halusinasi. Efek halusinasi yg mirip sewaktu orang mengkonsumsi mushrooms, cimeng, lsd atau ecstasy. Jadi apa bedanya?

Apa kamu pikir saya tidak takut, ketika mendapati semuanya ternyata hanya imajinasi belaka? Saya takut sekali, kawan. Bukan hanya takut. Tapi limbung; mendapati semua yang saya imani tampaknya seperti kesia-siaan. Bahkan ketakutan saya rasanya jauh lebih besar daripada ketakutan seseorang yang mendapati ortunya bukan ortu biologis dia.

Saya mengerti arah pertanyaan-pertanyaan dari orang-orang soal tujuan hidup, soal kematian, soal kehidupan setelah kematian. Karena halhal tersebut dulu saya pertanyakan juga, bahkan saya alami. Jadi kalo coba utk bikin saya tobat, tolong pikirkan lagi.

Jadi apa yg harus saya lakukan selanjutnya? Terjebak dalam nihilisme, bagaikan terjebak dalam mimpi2 di film Inception? Atau harus berani melangkah, walaupun itu artinya banyak paradigma yang harus berguguran setelah dibangun bertahun-tahun? Di poin itu saya udah gak peduli kata orang. Mau dibilang sok anti mainstream, sok tampil beda, sok pinter, silakan. Ini bukan lagi ngomongin identitas saya di mata orang lain, tapi udah masa depan saya sendiri. It’s so personal.

“Jadi kalo semuanya itu gak ada, kenapa gak mati aja lo?” Sabar kawan, itu juga pertanyaan saya. Dan dari pertanyaan tersebut saya akhirnya sadar, atheis ternyata lebih beriman dari theis. Lah kok bisa? Bukannya atheis sama sekali gak punya iman? Kenapa bisa dibilang lebih beriman?

Sekarang jawab jujur, mana yg lebih mudah ngerjainnya, ngerjain sesuatu dengan imbalan, atau tanpa imbalan? Terlepas dari imbalannya nyata atau palsu, ngerjain sesuatu dengan dijanjiin imbalan tentunya mudah.

Atheis menjalani hidup itu artinya masih ada orang-orang yg mau ngerjain sesuatu tanpa dikasih imbalan sama sekali.

Ketika kamu masih ngomongin surga, dan pahala, ada orang-orang di luar sana yg sudah berhenti memikirkan semuanya itu.

Ketika kamu masih ngomongin sorga dan pahala, ada orang-orang di luar sana yg menganggap hidup sekarang ini adalah surga dan pahala.

Ketika kamu ngerjain sesuatu karena berharap imbalan, ada orang-orang di luar sana yg tau berbuat baik adalah kesempatan sebelum mati.

Ketika kamu anggap memorimu bisa dilanjutkan setelah mati, ada orang2 di luar sana yang menghargai memori sebagai pahala hidup.

Jadi kawan, saya atheis karena menghargai hidup. Yang sekali berarti setelah itu mati. Pernah denger lagu “Memory”? Dulu waktu jadi theis saya cuma anggap lagu ini bagus, tapi gak ada yg special di liriknya. Sejak saya menyadari harus menjalani hidup yang sekali ini setelah itu sirna tanpa jejak, saya sering nangis dengernya.

Dengerin lagunya deh, dan tersenyumlah bersama saya :) https://t.co/I6bmRi00

Yes, we respect our memories so much that no promises of afterlife could replace them.

Compiled by: Kal Festino (twitter @kalfestino)

kesadaran yang terhilang

Standard

Sesuatu yang terlalu banyak dihias hias, karena ingin menyembunyikan yang jelek.

Sesuatu yang terlalu banyak pujian, untuk menyembunyikan kemunafikan.

Manusia, sudah cukup dicekoki dengan dongeng muluk-muluk di langit lapis ke sembilan belas.

Manusia, sudah cukup dibuai cerita manis, mimpi surgawi dan janji harum madu.

Manusia, harus disadarkan dengan pemandangan yang nyata. Kenyataan hidup yg sedang dialaminya. Apa yang sedang terjadi.

Kesadaran itu akan bergentayangan, merombak hidupnya, menyiksanya, mempermainkannya menjadi sesuatu yg menyakitkan.

Untuk merebut kembali kesadarannya, yang ia butuhkan adalah cuka di atas luka yang menganga.

Compiled by: Kal Festino (twitter @kalfestino)

tebak-tebakan gambar imajiner

Standard

Malam semua, main tebak2an YUK!! :)

Caranya simple, nanti saya akan post sebuah gambar, silahkan ditebak itu gambar apa. Dilihat teliti soalnya gambarnya agak2 ngumpet, tapi semua PASTI bisa liat ada gambar apa yg di post.

Jangan dilihat cuma sekilas gak bakal keliatan dg gampang, simak yg benar, nanti silahkan reply gambar apa itu, oke?

 

Coba diperhatikan, diteliti, disimak, diraba2, dilihat yg BENAR.. FOKUS! Gambar apa yg terlihat di sini? pic.twitter.com/1VSOtEyj

FOKUS! Ga usa sampe jereng2 tuh mata, yg keliatan aja langsung jawab XD

 

Mentang2 bakal banyak bidadari di sorga, ck ck.. :)) RT @Bait_Allah:@Agamajinasi gambar pose cewek semok bugil, min xD

Wih manteb nih, mendekati! RT @bayu_ariadi: Labirin

Dikit lageee.. RT @yahuday@Agamajinasi Wajah?

Wow! RT @syahdiva@Agamajinasi singa

Canggih :D RT @xdodonx: Kalo gw gambar naga -_-

:))) RT @JavierFarizi@Agamajinasi 3 cewek bugil, bener gak?

THANKS buat partisipasinya! Ada yg jawab kuda, kerbau, tengkorak, serigala, TV, ular kobra, kakek, alien, dll :)

Dalam gambar tersebut TIDAK ADA bentuk apapun. Permainan ini memperlihatkan bagaimana OTAK mampu memanipulasi visual.

Ketika manusia terdorong utk mencari jawaban, maka otak secara otomatis mencari pattern utk menemukan jawaban. Demikian luar biasanya otak manusia, kamu gak sadar kalau kamu di-drive untuk “melihat” sesuatu. Kamu juga nggak sadar ketika kamu “dipaksa” untuk percaya kalau ada gambar yg akan muncul pada noise tersebut. Ketika kamu sudah “percaya” ada gambar disana, maka otak kamu akan memproyeksikan apapun utk mendukung kepercayaanmu.

Demikian juga ketika kamu secara tidak sadar “dipaksa” untuk percaya adanya tuhan. Otak kamu mencari jawaban, dan tuhan adalah jawaban termudah utk segala hal yg tidak dapat dijawab, god of the gaps. Dari kecil kamu “dipaksa” percaya tuhan itu ada, pengasih, baik hati, maha kuasa, maha tahu. Otak kamu dicuci dari kecil! Dan ketika kamu sudah percaya tuhan itu ada, otak memproyeksikan (pengalaman) visual/nonvisual utk mendukung hal itu.

Cara kerja serupa terjadi pada kasus Pareidolia, semua dihubung2kan, yg penting mendukung kepercayaan kamu. Dengan hal sederhana bisa membuktikan otak adalah mesin delusional. Sesuatu yg tidak nyata bisa dianggap nyata.

Jadi kamu nggak perlu ngotot kalo saya bilang tuhanmu imajiner, buktikan saja kalau dia memang ada.

 

Compiled by: Kal Festino (twitter @kalfestino)

Sebarkan Ide Ini…

Standard

Bukan orang jahat yg bikin dunia jadi kacau, tapi karena orang baik yang gak berani melakukan apa-apa.

Kamu setuju sama akun ini, kamu setuju agama itu bikin mempertolol bangsa, tapi kamu diam aja. Bersuarapun tidak berani.

Kamu sama jahatnya dengan orang beragama. Sama ignorant-nya. Sama gak pedulinya. Sama egoisnya. Sama aja.

Gak perlu revolusi, gak perlu kekerasan, gak perlu orasi, gak perlu kampanye. Cukup sebarkan ide dan pemikiran kamu.

Sebarkan ide. Ngobrol dengan temanmu, twit di Twittermu, pasang status FB/BBM. Sebuah ide bisa mengubah dunia.

“Dunia tanpa agama adalah dunia yang lebih baik.” Sebarkan ide ini, hingga meluas seperti percikan api membakar jerami.

Dunia tanpa agama, tanpa kebodohan, tanpa fanatisme, tanpa kekerasan atas nama Tuhan. Dunia masa depan.

 

Compiled by: Kal Festino (twitter @kalfestino)

Bukan Siapa Melainkan Apa

Standard

Setelah ribuan tahun, agama campur tangan dalam urusan “berpikir”. Manusia nyaman menjadi pasif dan diobjectkan. Mereka lebih senang, mempunyai sosok untuk dijadikan panutan, yang bisa diamini, tinggal ikut doang dengan mental mengekor. Sehingga, orang yang berani berpikir menjadi langka. Bahkan sudah hampir punah, karena terbiasa mempunyai mental kacung. Dalam kenyamanannya, ia mulai meraih raih, kira kira siapa arwah nenek buyutnya yang ngetwit di account ini. Supaya bisa dia lembagakan dan kembali diperkacung oleh sosok imajiner di dalam kepalanya. Berhentilah menjadi dungu. Maka, otaknya tinggal tunggu dimumikan, jika berbicara dan berpikir untuk dirinya sendiripun ia masih membutuhkan sosok.

Umat Dua Muka

Standard

Jangan hina nabi kami!
Tapi, nabi agama lain, boleh dihina. Soalnya agama kami paling benar.

Amerika dan zionist yahudi penjajah!
ketika Israel dan Amerika tergelincir, Islam akan menguasai dunia!

itu manusianya, bukan agamanya.
Hitler itu katolik. Hitler itu pembantai. Begitulah agama kafir.

Masya awloh. Begitu bencinya kafir kepada islam.
hancurkan amerika! Ada orang Zimbabwe yg hina nabi!

Islam itu toleransi. Membebaskan manusia untuk percaya.
Murtad itu mesti dihukum mati.

Islam itu menghargai yg agama lain
Asal kafir kafir tunduk dibawah system khilafah. Mereka nggak diperangi.