Sebuah Kisah Pribadi

Standard

Berikut ini adalah email dari seorang follower @agamajinasi yang bercerita mengenai “pencerahannya”. Kami meminta izin pada beliau untuk post emailnya di sini, dan diizinkan. Tulisan ini apa adanya, tidak diedit sama sekali kecuali spasi paragraf agar pas dengan format blog. Nama dan alamat email sebenarnya tidak ditaruh karena alasan privasi.

***

Hai min, saya mau curhat sedikit soal perjalanan kepercayaan akan tuhan dalam hidup saya. Saya ingin katakan bahwa hampir selama 18 tahun saya hidup saya tidak benar-benar yakin akan adanya tuhan. Masih tertanam kuat ingatan saya saat masih kecil. Mungkin umur 6-7 tahun ketika itu saya berpikir kenapa tuhan jahat sekali, kenapa tuhan seperti itu. Saat itu saya baru saja diberitahu dalam ajaran agama (di tk.islam) bahwa selain muslim yang lainnya masuk neraka. Sedangkan saya mempunyai teman dekat yang non muslim. Dan saya kecewa bahwa dia tidak bisa bersama saya jika di surga nanti. Continue reading

Advertisements