Mengenai Surat Korintus

Standard

Menjawab pertanyaan seorang follower tentang ayat di surat Korintus yang melarang orang kristen menikah dengan non-kristen.

Banyak orang kristen gak tau kalo surat Paulus ke jemaat Korintus itu ada 4, bukan 2. Yang 2 lagi ke mana? Walahualam :)

Kok bisa tau ada 4? Karena penulisnya sendiri yang mention 2 suratnya yang lain itu di dalam 1 Korintus dan 2 Korintus. Banyak kitab-kitab di dalam alkitab yang sebenarnya berbentuk surat dalam arti literal/harafiah, dipake sebagai korespondensi ke pihak lain. Akhirnya alkitab jadi buku yang jauh dari sempurna, karena cuma berisi satu sisi dari surat-surat tersebut. Surat-surat balasannya gak ditampilkan. (Sumber: earlychristianwritings.com)
Ibarat baca conversation di twitter, reply pihak lain gak bisa dibaca (karena diblok, misalnya? :) ). Akhirnya cuma bisa nebak-nebak, lagi ngomong apa nih orang. Kalo di kristen ada hermeneutika, dalam islam ada asbabun nuzul. Sebab ditulisnya ayat, atau bahasa kerennya: ilmu tafsir. Ilmu tafsir berguna untuk pemimpin-pemimpin agama, untuk ngajarin dan jelasin ayat-ayat yang susah dipahami oleh kaum awam.

Tapi kenapa kaum awam gak disuruh belajar ilmu tafsir? Yah kalo gitu ntar para pemuka agama dapet duit dari mana? :)

Inti surat paulus ke jemaat korintus itu sebenarnya cuma jawab tuduhan-tuduhan dari beberapa guru jemaat di sana. Jadi ceritanya gini. Paulus pergi ke Korintus ketemu jemaat di sana. Tinggal di sana sekitar 18 bulan, trus pergi lagi. Begitu dia ke sana lagi, dia dituduh, dibilang rasul palsu dll. Yang nuduh itu datang dari kalangan internal di sana. Surat 2 Korintus itu isinya pembelaan dia dan sekaligus nuduh balik kalo yang nuduh dia itu sebenarnya kafir (unbeliever). Jadi surat itu gak ada hubungannya sama pacaran dan kawin-kawinan, seperti yang dipake para pendeta untuk nakut-nakutin jemaat.

Jadi kalo ada pendeta ngajarin kamu soal ga bisa nikah karena ayat itu, suruh dia belajar hermeneutika surat Korintus dulu.

One thought on “Mengenai Surat Korintus

  1. Eric

    Alkitab sangat terbuka terhadap kritik. Yang awam pun kalau mau belajar, sangat bisa.. Tulisan diatas bisa dianalogikan seperti ini, “kedokteran itu ilmu untuk menyembuhkan yg sakit.. | Kenapa orang sakit gk dianjurkan utk jadi dokter? Yah kalo gitu ntar para dokter dapet duit darimana? :)”

    Saya penasaran soal Korintus yg dikatakan ada 4. Tertulis dimana ya kalo dikatakan bahwa penulisnya sendiri yg bilang?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s