Sekilas Mengenai Adaptasi (Evolusi)

Standard

Hexagonal beehives, mimicry system, survival of ants, termasuk yang sering dibahas kalo ngomongin adaptasi/evolusi. Notion dari agama bahwa manusia satu-satunya mahluk yang bisa berpikir, yang bisa peduli ke sesama, runtuh oleh mahluk-makhluk kecil tersebut. Semut dan lebah gak butuh agama dan tuhan untuk bisa bangun koloni yang hebat dan peduli ke sesama mereka. Semut dan lebah gak kenal dan gak butuh duit, apalagi “property rights” alias rumah dan hak milik.

Sebenarnya bumi ini lebih dari cukup untuk bisa sediain tanah dan rumah buat semua keluarga manusia, layaknya semut dan lebah. Tapi seperti agama, ada aja manusia-manusia yang manipulasi; patokin tanah dan hutan, bikin manusia-manusia lain kerja hanya untuk bayar cicilan rumah. Kenapa gak belajar dari semut dan lebah? Sandang, pangan, papan, cukup kok di bumi. Tinggal atur aja tanpa mesti mikir profit.

Compiled by: Kal Festino (twitter @kalfestino) | http://kalfestino.wordpress.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s