Segregasi

Standard

Di eropa ada juga orang-orang kristen fundies yang nyuruh muslim di sana minggat. Ente tau sapa yang bela muslim di sana? Kaum ateis. Alasan kristen fundies di Eropa sama persis: “eh muslim, kalo gak suka kenapa masih di sini, minggat aja!” Walaupun agak beralasan karena mayoritas muslim di sana adalah imigran, bukan asli sana, tapi nyuruh minggat itu sama sekali irrelevant. Kenapa? Karena walaupun berbeda baik agama, ras, atau cara berpikirnya, muslim di eropa juga punya hak yang sama dengan para pribumi di sana dalam hal residency atau kewarganegaraan.

Jaman sekarang semua udah serba heterogen. Membaur. Segregasi atau sektarian itu udah jadi konsep basi. Karena heterogen, yang dilakukan adalah mengadakan pendekatan-pendekatan supaya kebebasan seseorang gak ganggu kebebasan orang lain. Makanya di eropa atau amerika, mesjid gak bisa pake toa. Berisik. Ganggu orang yang lagi beraktivitas lain.

Pro kristen dong? Oh gak. Yang kristen juga dilarang ngetok-ngetok rumah orang atau masuk kantor orang buat nginjilin. Ganggu! Apalagi kalo blokir jalan buat kebaktian/sholat. Gak peduli agama elo apa, elo bakal diusir karena ganggu fasilitas publik. Enak kan hidup kaya gitu. Elo gak perlu keganggu tidur karena ibadah orang lain. Gak perlu muter jalan karna diblokir agama tertentu. Kalo gitu dilarang ibadah dong? Yah gak. Yang dilakukan adalah ngejaga supaya ibadah elo gak ganggu orang lain.

Anda mau tau contoh segregasi? Liat tuh propinsi Maluku, sampe dipisah jadi 2 gara-gara agama. Terakhir kali amriki bikin kaya gitu setau saya di negara bagian Virginia, kepisah jadi West Virginia dan Virginia, hampir sekitar 150 taun yang lalu.

Segregasi bisa karena apa aja, dari suku bahkan agama. Dengan melarang bangun gedung ibadah itu tanda-tanda ke arah segregasi. Anda mungkin gak rela ada rumah ibadah di daerah Anda. Tapi ingat seseorang di daerah lain dan beragama lain juga berpikir yang sama. Akhirnya ada kota-kota dan propinsi-propinsi untuk agama-agama tertentu. Daerah dikapling ormas dan partai untuk kepentingan tertentu.

Kejadian-kejadian seperti taun ’65 bisa terulang lagi. Agama dan massa dijadikan alat supaya yang di belakang layar tangannya tetap bersih. Kalo kamu percaya agama dan dirimu bukan alat dari pihak tertentu, mari cegah hal-hal yang membawa segregasi di tempat kamu tinggal.

Compiled by: Kal Festino (twitter @kalfestino) | http://kalfestino.wordpress.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s