“kita dizolimi, mari zolimi balik”

Standard

Ajaran “kita dizolimi, mari zolimi balik” sudah ada sejak jaman Israel kuno: http://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=deuteronomy%2013:%206-10

Padahal sejarah Israel kuno kita tau sendiri, penuh agresi. Menyerang dan menaklukkan bangsa-bangsa lain di sekitarnya. Kristen juga sama; menginjili dan jadiin bangsa-bangsa lain “murid-Ku.” Lalu mengharap orang diam aja? http://alkitab.sabda.org/verse.php?book=Mat&chapter=28&verse=19

Orang menolak diserang, dipaksa syariah, diinjili, dikatakan kafir, diteriaki pake toa, lalu Anda mengharap orang tidak bereaksi? Lalu ketika orang bereaksi, nabi Anda meyakinkan Anda “karena Anda mukmin/beriman/orang pilihan/bangsa terpilih, makanya banyak yang benci!”

Orang rusuhin Anda balik karena ajaran agama-agama Anda yang rusuh, bukan karena iman anda. Peduli amat Anda mau beriman ke siapa. Anda menginjili, syiar, maen paksa, trus ketika orang bereaksi, Anda mengira itu terjadi karena Anda adalah mukmin atau umat allah? Anda SAKIT.

Compiled by: Kal Festino (twitter @kalfestino) | http://kalfestino.wordpress.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s