Klaim “suci”

Standard

Cara teis ngebuktiin “kesucian” dari kitabnya itu macam-macam. Tapi fail semua. Ngikutin mamad, minta bikinin 1 ayat quran. Muhammad diketawain 1 bangsa yahudi. Ngikutin klaim buku suci, tapi berakhir sebagai kitab jiplak modif.

Standar “suci” sebuah buku itu apa sih? Ada ribuan buku suci yang diklaim di kolong langit ini. Tapi cuma klaim semata. Abis itu nyuruh orang bikinin 1 ayat quran? Nggak malu, mad, ama yahudi? Taktik lu desperate banget. Cosmosnya Carl Sagan. Yang nggak pernah diklaim suci, masih jauh lebih bagus ke mana mana dari banyak perspektif.

Sekarang bayangin, ada orang gila di pinggir jalan, ngaku nabi, nulis 1 buku suci. Karena nggak percaya, diminta bukti, apa yang bikin buku itu suci, wahyu dari tuhan? Karena nggak bisa ngebuktiin, dia bilang “kalo nggak percaya, coba lu nulis 1 aja ayat buku suci ini atau yang mirip seperti ini?”. Bukannya lu ketawain?

Manusia manapun, dengan common sense, bakal bisa tau logical fallacy dalam argumen tersebut.  Ini disebut beban pembuktian. Si muhammad mengklaim bukunya suci, yah dia  yang harus ngebuktiin. Bukannya malah nyuruh orang lain. Apalagi standar satu buku “suci” itu apa sih? Berdasarkan “beauty is in the eye of beholder“? Atau cuman berdasarkan ngigo doang lantas dibilang suci?

Contoh: Muhammad mati taun berapa? Tahun 632. Al Aqsa dibangun taun berapa? 705. Trus Muhammad kok bisa dibawa bouraq terbang ke Al Aqsa? Itu hanya dari sekian contoh soal kitab-kitab suci yang klaim ini dan itu, tapi ahistoris dan illogical.

Contoh lain: yesus cerita soal orang yang nyebrang laut untuk nginjilin tapi bikin orang-orang yang diinjilin jadi lebih buruk dari sebelumnya (Matius 23:15) Cerita tersebut ahistoris di jaman Yesus karena di jaman dia gak ada syiar oleh orang yahudi terutama sampe nyebrang lautan.

Dalam studi textual criticism, teks-teks seperti itu harus diliat tanpa iman supaya gak bias. Dibandingkan dengan sejarah, data, dan logika. Ketika teks-teks tersebut ahistoris, para text experts (bukan agamawan yah) harus membuka kemungkinan-kemungkinan apa dan bagaimana teks tersebut bisa ada. Salah satu pendapat, teks-teks tersebut ditambahkan seiring dengan pertumbuhan agama-agama tersebut. Diajukannya kemungkjnan tersebut mengingat penyalinan kitab-kitab suci didasarkan dari oral tradition atau recitation (dikte).

Ada aja yang menyanggah, “kalo pun didikte bukan berarti bisa salah. Allah akan melindungi proses penyalinannya!” Melindungi? Al Aqsa aja runtuh 2 kali kena gempa. Pengikut-pengikut kristus dijadiin makanan singa di coliseum. Kontra argumennya gak kuat. Apakah allah lebih melindungi proses penyalinan kitab-kitab suci daripada tempat ibadah atau pengikut-pengikutnya? Kasian kalau kenyataannya begitu.

Nah, saya sudah tuntaskan burden of proof saya. Saya yang berpendapat, saya yang buktiin. Semoga standar yang sama dipake juga oleh kaum beragama :)

Al Aqsa runtuh kena gempa 2 kali: http://www.princeton.edu/~achaney/tmve/wiki100k/docs/Al-Aqsa_Mosque.html

Perkataan Yesus soal nyebrangin lautan untuk bikin orang tobat: http://alkitab.sabda.org/verse.php?book=Mat&chapter=23&verse=15

Juga soal Kabah:

Kabah yang awalnya tempat ibadah pagan dimusnahin trus dibuat untuk pilgrimage. Mirip seperti natalnya kristen yang 25 Desember.

Silakan buktikan :) “@L_Fahlevi: Sotoy,awalnya dibangun Nabi Ibrahim,belajar jangan spotong2 ya”

Apa karena dibilang kabah itu dibangun ibrahim, atau adam, atau (malaikat) allah, trus itu jadi kebenaran? Buktikan! :) Sebelum Anda telan bulat-bulat soal yang bangun kabah, Anda kudu pelajari banyak hal. Misalnya lokasi bermukimnya adam dan ibrahim. Adam dan ibrahim hidup di tahun berapa. Bandingin dan hitung jaraknya ke taun hidup muhammad. Lalu cari catatan-catatan sejarah arkeologis pra masehi di luar kitab suci, misalnya mesir. Ada gak yang mention soal kabah.

Kalo adam/ibrahim yang bangun kabah, kenapa ditinggalin gitu aja sampe dibikin shrine buat agama-agama pagan di arab? Apa adam/ibrahim yang elo akuin sebagai nabi elo segitu sembrono dan begonya sampe telantarin kabah dan dipake buat agama-agama pagan? Silakan jawab :)

Gak ada satu catatan arkeologis kalo mesjid al aqsa itu udah berdiri sepanjang muhammad hidup. Yang tercatat dalam sejarah hanya “rumah kecil milik si anu” atau “maksudnya bukan nama mesjid, tapi nama wilayah…”

Jadi ketika tadi saya bilang muhammad dibawa terbang bouraq ke mesjid al aqsa, ga salah dong kalo saya bilang itu ahistoris? Bangunan mesjid al aqsa itu baru dibangun puluhan tahun setelah muhammad mati diracun atau mati dengan cara apapun sesuai versi yang anda percaya. (Jibril lagi libur tugaskah sampe kecolongan gitu?)

Jadi apa bener klo dibilang gimana jadi agama sempurna, sampe nabinya aja bisa mati (diracun) dan mayatnya ditelantarin 3 hari karna pengikutnya pada kaget. Jadi agama/tuhan yang kaya gimana kalo bisa ahistoris gitu. Dan masih dipercaya sebagai tidak bisa salah, maha kuasa, BUKAN karangan manusia? :)

Compiled by: Kal Festino (twitter @kalfestino) | http://kalfestino.wordpress.com/

One thought on “Klaim “suci”

  1. SNSD Fans

    Mencoba menjawab sedikit, semoga bisa membantu.

    1. Kalo adam/ibrahim yang bangun kabah, kenapa ditinggalin gitu aja sampe dibikin shrine buat agama-agama pagan di arab? Silakan jawab :)

    A : Karena pembawa ajaran agama tersebut mati / meninggalkan bumi. (atau apapunlah bahasanya).
    Dan seperti yang anda pernah post, kemudian ajaran agama tersebut ter dilusi dan memudar seiring dengan waktu. Bahkan jarak waktu antara Adam AS hingga Ibrahim AS tidak diketahui berapa lama.
    Tapi kota jakarta saja yang baru berumur 400 tahun kurang. Terjadi banyak sekali perubahan fungsi bangunan / lokasi.
    Jadi secara logis sangat mungkin fungsi kabah berubah sejalan dengan waktu tersebut.
    (begitu pula dengan dari zaman Ibrahim AS hingga Muhammad SAW)

    2. Apa adam/ibrahim yang elo akuin sebagai nabi elo segitu sembrono dan begonya sampe telantarin kabah dan dipake buat agama-agama pagan?

    A : Pertama perlu dipertanyakan apa motivasi di buatnya kabah oleh nabi Adam AS dan/atau Ibrahim AS ?. Kedua apa claim mereka sehingga kedua tempat tersebut tidak boleh digunakan untuk tempat penyembahan agama-agama pagan?

    Sekarang kita analogikan kabah dengan kereta api.
    Seorang engineer memiliki motivasi membuat kereta api sebagai alat transportasi yang lebih efisien.
    Engineer tersebut juga tidak ada meng-claim kereta api akan tebebas dari penyalah gunaan oleh orang untuk menjadi lokasi pembuatan filem bokep jepang.

    Kan jadi aneh kalau anda bilang engineer tersebut sembrono dan bego kenapa kereta api bisa di pake buat tempat pembuatan film bokep jepang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s