tafsir, tafsir dan tafsir ulang, relevan?

Standard

Ada yang berpendapat, kalau jika Yahudi tidak sama dengan Zionist, maka FPI tidak sama dengan islam. Saya berpendapat lain. Yahudi adalah bangsa, seperti bagaimana Amerika, Indonesia. Dan zionist adlh ideologi seperti bagaimana islam. Dan FPI, berideologikan islam, dan FPI yg berideologikan Islam, sudah sepantasnya mereka menyebut dirinya muslim.

Banyak muslim yang udah sunat islam sana sini, karena udah nggak relevant, dan nggak mampu ngikutin keseluruhan ajarannya. Kalau kamu ngikutin keseluruhan ajaran Islam, kamu bakal jadi Hizbut tahrir atau FPI. Seperti, jika seorang buddha mengikuti keseluruhan ajaran agama buddha, ia bakal jadi biksu-biksuni wannabee.

FPI itu, mengimani si mamad toh? Mau negakin islam toh? Ngikutin semua aturan kitabnya toh? Mo bawa kita ke zaman onta. Banyak muslim yg nggak ngikutin semua ajaran si mamad. Kagak sanggup, cuy dan emang udah nggak relevant. Sampe ada islib, yg mau nyesuaiin ajaran si mamad sama jaman, dengan merombaknya. Yah, sebutannya sih “tafsir”.

Dan yang nggak mampu ngikutin keseluruhan ajaran si mamad, cuman berenti di kalimat syahadat aja. Dan, yang ngikutin keseluruhan ajaran si mamad, pada rindu khilafah. Yang katanya jaman kejayusan islam. Merindukan Khilafah kayak Nazi, rindu sama Jerman waktu diperintah Hitler. Jaman keemasan Nazi.

Emang sih, satu satunya cara buat nyesuaiin agama lu sama jaman. yah, sunat sana sini. Biar alus, bilang aja tafsir ulang. Padahal, selama ribuan tahun, gay, itu ditentang sama islam. Hukum cambuk, potong tangan. Kafir itu citizen kelas 2. Kalo emang, islam yang bener itu kayak yang diomongin agamis liberal. Kenapa yg dipraktekkan selama ribuan tahun malah beda?

Kesimpulannya, agamanya emang barbar. Tapi, karena nggak sesuai sama jaman, maka mesti berubah. Tunduk pada jaman. Agama yang tunduk pada jaman, itu bukan agama yang sempurna. Kalo sempurna, pada bentuk awalnya, manusia udah sejahtera.

Kayak, bagaimana pendeta comot ayat seenak jidat buat terror umatnya. Perpuluhan terus yg jadi intinya. Iming-iming berkat. Padahal, janda miskin cuman ngasih 1 perak. Yesus puji dia. Yesus bilang jual semua hartamu dan bagikan ke orang miskin. Orang kristen, diiming-iming sama berkat, pada ngebeo aja. Pendeta malah seliweran sama mercynya.

Jesus is a bad ass. Sayangnya, nggak banyak kristen yg nggak mampu ngikutin keseluruhan ajarannya. Berat, cuy. Suruh ngejual harta, buat bantu orang miskin sambil pake t-shirt “fuck the state”.

“Jangan zolimi islam dong! Tafsir itu… Tafsir itu… Aduh.. Aduh… Elu ini nggak mengerti islam… Baca yang arabnya woi”. Iya, yg dipraktekin selama ribuan tahun itu nggak manusiawi. Makhluk-makhluk kayak hizbut tahrir mau balik lg ke zaman ini. Emang susah, kalo mamad udah jadi no 1 di pikirannya. Ideologi fasis, kagak sadar kalo itu fasis cuman karena ada tuhannya.

 

Compiled by: Kal Festino (twitter @kalfestino) | http://kalfestino.wordpress.com/

One thought on “tafsir, tafsir dan tafsir ulang, relevan?

  1. Kalau cara anda berbicara tentang yang liyan seperti ini, anda tidak lebih baik dari yang anda liyankan itu. Ga akan ada muslim yang cerdas yang akan bersedia berdiskusi dengan anda, kalau cara anda seperti ini. Menyebut Yahudi itu hanya bangsa saja sudah menunjukkan terbatasnya wawasan anda. Apalagi, gw yakin, anda itu ga ngerti whatsoever tentang Qur’an, tentang tafsir Qur’an, dan paling cuma bisa baca terjemahan B. indonesia aja, karena kalau anda baca 2-3 terjemahan Inggris, anda justru tambah pusing melihat perbandingannya. Melihat arrogancy by ignorancy yang anda tunjukkan, maka mari bermain psikologi sedikit di sini. Dalam Psikologi Freudian, anda mungkin punya masalah dalam tahap perkembangan genital, Oedipus Complex dalam hal kebencian pada figur otoritas. Mungkin anda punya masalah dengan tokoh ayah di rumah, kemudian anda lampiaskan pada agama dan Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s