Berkat?

Standard

Salah satu hal yang saya pikirkan dalam beralih dari theis ke atheis adalah soal berkat. Simpelnya yah kalo mau makan kudu usaha. Gak usah butuh agama utk tau itu. Binatang juga tau.

Tapi ada hal-hal soal berkat yang gak sesimpel itu. Misalnya soal kelaparan di afrika, atau soal pemimpin-pemimpin agama yang korupsi. Sebelum jadi atheis saya udah nolak soal konsepnya agama-agama samawi (Yahudi, Islam, Kristen) soal berkat vs kutuk. Saya coba pelajari Buddhism, Hindu, Tao (jalan) dll soal topik yg sama. Hasilnya gak beda jauh. Bahkan karma dan reinkarnasi pun konsepnya gak jauh dari soal berkat, hanya ya lebih saklek (gamblang).

Yg paling utopia itu agama kristen. Berkat itu sering dikaitin sama anugrah. Manusia gak layak nerimanya. Sementara Yahudi, Islam dan Tao pake sebab akibat. Elu banyak ibadah elo diberkati. Elu bikin dosa elu kena bencana. Atheis kudu belajar untuk gak terjebak (lagi) sama konsep2 agama. Harus ada penjelasan rasional utk semuanya.

Untuk kelaparan di afrika misalnya. Ada penjelasan rasional kenapa terjadi. Yg pasti bukan karena tuhan ngutuk ethiopia. Penjelasan rasionalnya ya soal sources, resources, dan distribusi. Ketidakmampuan mengolah ketiganya bisa berakibat kemiskinan. Ada negara kaya sumber alam tp mayoritas miskin. Ada negara miskin sumber alam tapi mayoritas kaya. Tanya kenapa. Yang pasti gak bisa pake konsep “god of the gaps”, jawab pertanyaan2 tsb dengan “semua tuhan yg atur!”

Kenapa ada sistem zakat atau perpuluhan di beberapa agama? Itu sebenarnya pajak yg dipake di jaman teokrasi. Pajak itulah yg dipake utk nolongin orang2 yang kurang mampu, yang gak ada akses ke resources dan distribusi. Ketika teokrasi tergeser, perlahan peran agama dalam masyarakat pun tergeser. Konsep pajak yg sebenarnya mulai dilakukan negara-negara modern. Yang kaya dipajakin gede, yang miskin bebas pajak atau dapet subsidi. Dengan adanya (re-)distribusi yg dilakukan oleh pemerintah dgn adil dan berimbang, konsep berkat dan kutuk perlahan tergeser. Kalo elo sakit atau butuh biaya sekolah, ada peran pemerintah dan pengaman sosial di situ yg bisa support elo. Bukannya malah dituding elo kena azhab karena elo atau ortu elo bikin dosa. Atau elo disuruh doa puasa minta anugerah yesus.

 

Compiled by: Kal Festino (twitter @kalfestino)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s