Yang Kreatif Kalo Mo “Jihad”

Standard

Sebelum mengkonfrontasi saya dengan premis-premismu yang imajiner itu, tolonglah baca-baca dulu. Jangan bikin malu. Kalo situ ngertinya cuma kali-kalian, percuma saya jelasin itungan kalkulus dan integral. Situ gak ngerti, saya cape. Sudah pernah dijelaskan panjang lebar, bahwa bukan tugas atheis untuk membuktikan dan menjelaskan macam-macam. Justru tugas yang beragama lah untuk membuktikan dan menjelaskan keberadaan tuhannya. Disebut: BEBAN PEMBUKTIAN.

Ciri delusi adalah: orang yang mengalaminya gak tau/gak sadar kalo dia berdelusi. Awalnya seru bales-balesin pertanyaan, lama-lama jadi malesin karena pertanyaan dan argumennya itu-itu lagi. Dan orang yang bertanya ataupun beragumen, sama sekali gak peduli untuk baca twit sebelumnya. Padahal sudah dijawab.

Lucunya lagi, yang bertanya dan berargumen gak ngerti cara berdebat dan berlogika yang baik. Kalimatnya aja udah salah. Meski dimaklumi sih, toh mereka bertanya dan berargumen bukan untuk berdiskusi tapi untuk menjatuhkan dan berjihad.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s