keteraturan sosial

Standard

Terkadang orang lupa, atheis juga manusia. Punya hati, punya rasa. Punya moral, empati, dan logika. Gak bisa seenaknya. Apa karena mentang-mentang atheis lalu seenak jidat memperkosa wanita, atau merampok orang? Ya nggak lah..

Justru atheisme percaya kebaikan dan cinta kasih itu nilai universal yg ada dalam diri manusia, tanpa harus beragama. Kebaikan, cinta kasih, dan toleransi bukan hanya milik umat beragama saja, tapi milik semua manusia yg otaknya normal.

Kalo punya otak dan bisa mikir, gak perlu diajarin sama agama bahwa: kalo gak mau dijahatin yah jangan ngejahatin orang. Kalo punya otak dan bisa mikir, gak perlu 10 Perintah Zeus hanya untuk tahu kalo ngebunuh dan mencuri itu salah. Kalo punya otak dan bisa mikir, gak perlu dikotbahin tiap minggu untuk ngerti kalo beramal bagi sesama itu hal baik. Kalo punya otak dan bisa mikir, gak perlu nabi untuk ngajarin bahwa anak harus hormat dan berbakti pada orang tuanya. Kalo punya otak dan bisa mikir, gak perlu diancem pake neraka untuk ngerti: melukai dan menyakiti orang lain itu salah.

Confucius (500 SM) sudah mengajarkan cara bermasyarakat yang baik dan harmonis, tanpa embel-embel Tuhan dan nabi. Alasanmu agama adalah untuk mengatur masyarakat agar tidak kacau. Sobat, jauh sebelum monoteisme, manusia sudah beradab. Sebelum monoteisme, Yunani, China, dan India sudah miliki peradaban maju. Teratur, lewat edukasi, hukum dan pemerintahan.

Sementara di Timur Tengah, Sang Bapak Monoteis, masih nomaden narik unta dan tanpa keteraturan sosial yang jelas. Keteraturan sosial katamu? Bangsa Yahudi selama ribuan tahun memimpikan keteraturan, tapi tidak pernah mendapatkannya. Eh, itu kan Yahudi! Sobat, agamamu hanya turunan dari Judaisme. Jangan merasa unik, coba dibaca buku sejarah agama. Yesus dan Kristen lahir di tengah kekacauan penjajahan. Muhammad dan Islam lahir di suku nomaden, bahkan tidak punya negara. Jadi bila alasanmu adalah keteraturan sosial, monoteisme bukanlah jalannya. Lihat sejarahnya, justru kekacauan yang ada. Kalau alasanmu adalah keteraturan sosial, lebih baik kau pelajari Confucianisme atau Plato. Jauh lebih berguna dan tepat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s